Soppeng -ASATU
Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, Andi Muh Farid, didampingi kuasa hukumnya, Saldin Hidayat, SH, MH, mendatangi Mapolres Soppeng pada Senin malam, 12 Januari 2026. Kedatangan tersebut bertujuan untuk melaporkan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Rusman atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial dan pemberitaan media online.
Kuasa hukum Andi Muh Farid, Saldin Hidayat, membenarkan pelaporan tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media usai membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Soppeng.
“Benar, malam ini kami mendampingi klien kami, Andi Muh Farid, untuk melaporkan saudara Rusman atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik,” ujarnya.
Laporan tersebut telah resmi teregister dengan Nomor Laporan Polisi: LP/B/09/I/2026/SPKT/Res Soppeng/Polda Sulsel, tertanggal 12 Januari 2026.
Saldin menjelaskan, Rusman yang merupakan Kepala Bidang (Kabid) pada Dinas BKPSDM Kabupaten Soppeng, sebelumnya juga telah melaporkan kliennya ke polisi pada 28 Desember 2025.
Menanggapi tudingan penganiayaan yang dialamatkan kepada Andi Muh Farid, Saldin menegaskan bahwa seluruh tuduhan tersebut tidak benar.
“Kami membantah keras tuduhan yang menyebutkan klien kami melakukan penganiayaan, termasuk menendang perut saudara Rusman. Faktanya, tidak pernah terjadi kontak fisik sebagaimana yang dituduhkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Saldin menyatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polres Soppeng serta berharap penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
“Kami berharap laporan ini dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Saldin juga menyampaikan harapan agar pimpinan daerah dapat hadir sebagai penengah untuk meredam polemik yang berkembang di tengah masyarakat.