SOPPENG —Asatu.my.id Minimnya penerangan jalan serta kebutuhan pemasangan lensa cembung menjadi keluhan utama warga saat Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, H. Andi Muhammad Farid, S.Sos, menggelar reses di Kalenrunge, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Senin (8/12/2025).
Dalam dialog terbuka yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta warga setempat tersebut, berbagai persoalan keselamatan dan kenyamanan publik mencuat. Warga menyampaikan bahwa sejumlah lampu jalan di wilayah mereka sudah lama tidak berfungsi, sehingga kondisi jalan menjadi gelap dan rawan terjadinya kecelakaan pada malam hari.
Selain itu, beberapa titik rawan kecelakaan disebut belum memiliki lensa cembung maupun penerangan memadai untuk membantu pengendara melihat tikungan dan jalur sempit dengan lebih aman.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Soppeng menunjukkan respon cepat dan komitmen kuat.
> “Insya Allah, untuk lampu jalan dan pemasangan lensa cembung akan segera kami tindak lanjuti. Paling lambat minggu ini kita upayakan pemasangannya,” ujar Andi Muhammad Farid disambut antusias warga.
Tak hanya masalah penerangan, warga juga mengusulkan pembangunan beronjong di sepanjang Sungai Kalenrunge sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi longsor di musim penghujan. Kekhawatiran muncul karena sejumlah rumah warga berada sangat dekat dengan bantaran sungai.
Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Soppeng menegaskan akan segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk meninjau dan menindaklanjuti usulan tersebut.
> “Semoga pemerintah daerah dapat segera merespons, mengingat banyak rumah warga berada tepat di pinggir sungai dan rentan terdampak,” ucapnya.
Reses tersebut tidak hanya menjadi wadah penyampaian aspirasi, tetapi juga memperlihatkan komitmen DPRD dalam merespons kebutuhan langsung masyarakat, terutama terkait keselamatan dan infrastruktur dasar.